Outreach » Pengembangan Model Penanganan Segar dan Pengolahan Terpadu Buah Jeruk Secara Mekanis Untuk Lahan Marjinal

Tahap Outreach:Menyusun Prototipe Outreach
Tahun:2006
Propinsi:SULAWESI TENGAH
Kabupaten:DONGGALA
Kecamatan:RIO PAKAWA
Desa:PANCA MUKTI
Judul:Pengembangan Model Penanganan Segar dan Pengolahan Terpadu Buah Jeruk Secara Mekanis Untuk Lahan Marjinal
Pelaksana:Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian
Penanggung Jawab:Ir.Rudy Tjahjoutomo,MT
Komoditas 1:Jeruk
2:
3:
Teknologi:
Ringkasan:Pengembangan tanaman jeruk di lahan marjinal dengan agroekologi lahan gambut di Donggala seluas 700 Ha dengan produksi rataan 6,600 ton/tahun dan akan dikembangkan sampai seluas 3000 Ha. Perkiraan sekitar 25% (1,650 ton/tahun) yang merupakan jeruk afkir/terbuang adalah suatu potensi bahan baku jeruk olahan agar menjadi produk yang bernilai. Penanganan buah jeruk segar menjadi jeruk olahan (kalengan, instan) tentu perlu muatan model teknologi alat modern dan dapat memproses dengan cepat yang berupa mulai dari mesin grader, orange sgueezer, mixer, pasteurisasi, automatic filter dan sealer. Pengembangan alat tersebut dilakukan oleh gabungan kelompok tani di desa Panca Mukti, Kecamatan Rio Pakava dengan asal biaya baik dari P4MI maupun dari Pemda Donggala c.q. Dinas Pertanian dan Hortukultura. Proses membuatan dan hasil kegiatan ini masih dalam finalisasi alat dan diharapkan akan dapat meningkatkan kesejahteraan petani jeruk setempat
Rekomendasi:
Tindak Lanjut:
Laporan Hasil:
Pagu Anggaran:Rp. 110.000.000,-