Outreach » Pengembangan Teknologi Mekanisasi Pengupasan Kulit Kemiri untuk Lahan Marjinal

Tahap Outreach:Menyusun Model Implementasi Outreach
Tahun:2006
Propinsi:NUSA TENGGARA TIMUR
Kabupaten:ENDE
Kecamatan:ENDE
Desa:TOMBERABU 1
Judul:Pengembangan Teknologi Mekanisasi Pengupasan Kulit Kemiri untuk Lahan Marjinal
Pelaksana:Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian
Penanggung Jawab:Ir. Puji Widodo
Komoditas 1:Kemiri
2:
3:
Teknologi:- Alsin yang diperlukan untuk memecah kulit kemiri terdapat beberapa tipe, yaitu: sentriugal tipe vertikal, sentrifugal horisontal, dan tipe gravitasi. Sedangkan alsin pengering kemiri berperan penting dalam menentukan tingkat keberhasilan pemecahan kulit kemiri. Alsin pengering yang digunakan berupa mesin pengering tipe drum berputar, dengan dua buah pemanas berupa burner berbahan bakar minyak tanah atau kulit kmiri kering. - Untuk mendapatkan biji kemiri utuh sangat tergantung pada teknologi proses, yaitu pengeringan menggunakan mesin pengering dengan suhu 90 derajat celcius selama 75 menit, perendaman dalam air jernih selama 30 menit, penirisan 30 menit, dan penjatuhan biji kmiri dari ketinggian 3 meter. Dengan metode ini kualitas kemiri menjadi baik, warna lebih putih, dan keutuhan biji kemiri yang dihasilkan mencapai 65-80%.
Ringkasan:Potensi kemiri gelondongan di lahan kering Kabupaten Ende cukup tinggi/tahun yang terdapat pada luas lahan perkebunan sebanyak 64,413 Ha, tetapi mutunya masih kurang menggembirakan. Potensi ini akan mampu meningkatkan pendapatan petani bila kemiri tersebut ditingkatkan mutunya dengan cara merubah proses tradisional kearah mekanis terhadap pemanasan dan pengupasan kulit kemiri. Melalui rekayasa alsin pengering dan pengupas kulit kemiri yang dilakukan oleh BB Pengembangan Mekanisasi Pertanian, hasil pengembangan ini memperlihatkan bahwa : a). Alat pemecah tipe sentrifugal horizontal dapat digunakan sebagai alat pemecah kemiri dengan diperoleh biji kemiri utuh sebanyak 70-80% dari total input. b). Alsin pengering tipe drum berputar dengan bahan bakar minyak tanah atau arang atau kulit kemiri dapat membantu petani untuk mengatasi masalah pengeringan kemiri apabila panas matahari berkurang.
Rekomendasi:- Pengupasan kulit kemiri dapat dilakukan dengan menggunakan alat pemecah sistem gravitasi dengan alat penegering tipe drum berputar.
Tindak Lanjut:- Diadopsinya alsin pengering yang diintroduksikan
- Tersedianya alsin yang direkomendasikan di lapangan
- Meningkatnya kualitas biji kemiri dan peningkatan nilai tambah produk kemiri dan pendapatan petani
Laporan Hasil:
Pagu Anggaran:Rp. 110.000.000,-